Blog Tridarma Rasuane

Berisi tentang semua yang berhubungan dengan tridarma perguruan tinggi: pendidikan/ pengajaran, pengabdian dan penelitian

Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 23 Mei 2018

Darimana Islam Masuk pertama kali ke Indonesia

Tidak ada komentar :
Disarikan dari berbagai sumber. Sedikitnya ada 5 teori masuknya Islam di Indonesia yang berkembang di kalangan sejarawan saat ini. Kelima teori tersebut mengungkapkan tentang asal mula Islam berkembang di Nusantara. Ada teori yang menyebut bila penyebaran Islam di Indonesia berasal dari Gujarat, India; Makkah, Arab Saudi; Persia; dan ada pula yang beranggapan Islam Indonesia berasal dari China.

1. Teori Gujarat
Teori Gujarat adalah teori yang menyatakan bahwa Islam masuk di Indonesia berasal dari Gujarat, India. Teori ini pertama kali dicetuskan oleh dua orang sejarawan berkebangsaan Belanda, Snouck Hurgronje dan J.Pijnapel. Menurut mereka, Islam masuk ke Indonesia sejak awal abad ke 13 Masehi bersama dengan hubungan dagang yang terjalin antara masyarakat Nusantara dengan para pedagang Gujarat yang datang.
Teori masuknya Islam di Indonesia yang dicetuskan Hurgronje dan Pijnapel ini didukung oleh beberapa bukti, di antaranya batu nisan Sultan Samudera Pasai Malik As-Saleh tahun 1297 yang bercorak khas Islam Gujarat, catatan Marcopolo, serta adanya warna tasawuf pada aliran Islam yang berkembang di Indonesia.

Selain memiliki bukti, teori ini juga mempunyai kelemahan. Kelemahan teori Gujarat ditunjukan pada 2 sangkalan. Pertama, masyarakat Samudra Pasai menganut mazhab Syafii, sementara masyarakat Gujarat lebih banyak menganut mazhab Hanafi. Kedua, saat islamisasi Samudra Pasai, Gujarat masih merupakan Kerajaan Hindu.

2. Teori Persia
Umar Amir Husen dan Hoesein Djajadiningrat sebagai pencetus sekaligus pendukung teori Persia menyatakan bahwa Islam yang masuk di Indonesia pada abad ke 7 Masehi adalah Islam yang dibawa kaum Syiah, Persia.
Teori ini didukung adanya beberapa bukti pembenaran di antaranya kesamaan budaya Islam Persia dan Islam Nusantara (seperti adanya peringatan Asyura dan peringatan Tabut), kesamaan ajaran Sufi, penggunaan istilah persia untuk mengeja huruf Arab, kesamaan seni kaligrafi pada beberapa batu nisan, serta bukti maraknya aliran Islam Syiah khas Iran pada awal masuknya Islam di Indonesia.

Dengan banyaknya bukti pendukung yang dimiliki, teori ini sempat diterima sebagai teori masuknya Islam di Indonesia yang paling benar oleh sebagian ahli sejarah. Akan tetapi, setelah ditelisik, ternyata teori ini juga memiliki kelemahan. Bila dikatakan bahwa Islam masuk pada abad ke 7, maka kekuasaan Islam di Timur Tengah masih dalam genggaman Khalifah Umayyah yang berada di Damaskus, Baghdad, Mekkah, dan Madinah. Jadi tidak memungkinkan bagi ulama Persia untuk menyokong penyebaran Islam secara besar-besaran ke Nusantara.

3. Teori Makkah
Teori Arab atau Teori Makkah menyatakan bahwa proses masuknya Islam di Indonesia berlangsung saat abad ke 7 Masehi. Islam dibawa para musafir Arab yang memiliki semangat untuk menyebarkan Islam ke seluruh belahan dunia. Tokoh yang mendukung teori ini adalah Van Leur, Anthony H. Johns, Thomas W. Arnold, dan Buya Hamka.

Teori masuknya Islam di Indonesia ini didukung beberapa 3 bukti utama. Pertama, pada abad ke 7 Masehi, di Pantai Timur Sumatera memang telah terdapat perkampungan Islam khas dinasti Ummayyah, Arab. Lalu, madzhab yang populer kala itu khususnya di Samudera Passai adalah madzhab Syafii yang juga populer di Arab dan Mesir. Dan yang ketiga, adanya penggunaan gelar Al Malik pada raja-raja Samudera Pasai yang hanya lazim ditemui pada budaya Islam di Mesir.
Hingga kini, teori Arab dianggap sebagai teori yang paling kuat. Kelemahannya hanya terletak pada kurangnya fakta dan bukti yang menjelaskan peran Bangsa Arab dalam proses penyebaran Islam di Indonesia.


4. Teori China
Teori China yang dicetuskan oleh  Slamet Mulyana dan Sumanto Al Qurtuby baru baru ini menyebutkan bahwa, Islam masuk ke Indonesia karena dibawa perantau Muslim China yang datang ke Nusantara.

Teori ini didasari pada beberapa bukti yaitu fakta adanya perpindahan orang-orang muslim China dari Canton ke Asia Tenggara, khususnya Palembang pada abad ke 879 M; adanya masjid tua beraksitektur China di Jawa; raja pertama Demak yang berasal dari keturunan China (Raden Patah); gelar raja-raja demak yang ditulis menggunakan istilah China; serta catatan China yang menyatakan bahwa pelabuhan-pelabuhan di Nusantara pertama kali diduduki oleh para pedagang China.

5. Teori Maritim
Teori Maritim pertama kali dicetuskan sejarawan asal Pakistan, N.A. Baloch. Teori ini menyatakan bahwa penyebaran Islam di Nusantara tidak bisa dilepaskan dari kemampuan umat Islam dalam menjelajah samudera. Tidak dijelaskan darimana asal Islam yang berkembang di Indonesia, yang jelas menurut teori ini, masuknya Islam di Indonesia terjadi di sekitar abad ke 7 Masehi.


Data dari hasil diskusi dan seminar
Terdapat buku hasil seminar sejarawan 1963 dilanjut seminar nasional 1973 islam datang di indonesia di lamori abad 7 masehi langsung dari arab krna orang orab kenal jawi itu indonesia skrang 150 tahun sblm islam hadir dibawa nabi muhammad SAW.
Kesimpulan dari seminar Medan yang terpenting adalah.Islam telah masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijriyah langsung dari Arab.Daerah yang mula-mula dimaduki oleh Islam adalah daerah pesisir sumatera,sedangkan kerajaan Islam pertama berdiri adalah di Aceh.
yang paling dulu adlh yg mengemukakan Islam masuk ke Nusantara pd abad ke VII M atau abad pertama hijriah pak
Teori2 itu semuanya mendukung karena wilayah indonesia luas. Jika dilihat setiap teori yg dikemukakan itu daerahnya selalu berbeda-beda. Artinya islam datang keindonesia itu dari berbagai penjuru. Terutama pesisir2 pantai yg ramai utk perdagangan.
Berkenaan dengan perkembangan Islam sejak awal datangnya sampai terbentuk masyarakat muslim,bahkan sampai terbentuknya kerajaan Islam di daerah ini tidak bisa dipisahkan dari pendidikan .Sebab lewat pendidikanlah masyarakat pribumi mengenal Islam.

Kamis, 01 Maret 2018

Pesan dari nenek moyang suku semendo / semende

Tidak ada komentar :

Pesan dari nenek moyang suku semendo / semende
Artinya :
Pesan Kakek -Nenek di dahulu kala kepada anak cucu suku semendo.

JANGAN
1. Bercandaan berlebihan
2. Tersinggung sedikit mengajak berantam
3. Tidak mau kalah omongan /ngeyel
4. Selalu ingin dipuji
5. Mau enak tapi tidak mau berusaha
6. Pura pura pintar padahal bodoh
7. Ingin menguntungkan diri sendiri
8. Insyaf setelah tua
9. Bahagia melihat orang lain susah
10. Baru dapat sedikit tapi sudah sombong seolah dunia miliknya.
11. Baru saja dapat jabatan sudah merasa bagai raja.
#semende #suku #bahasa #pepatah

Kamis, 15 Februari 2018

Evaluasi Perkuliahan dan Pembagian SK Mengajar Semester Genap TA 2017/2018 Universitas Muhammadiyah Metro

Tidak ada komentar :
Acara yang  diadakan pada hari senin 12 Februari 2018, yang terdiri dari serangkaian acara yang dipandu pembawa acara mas Widi Wikanto, susunan acara  meliputi acara diawali dengan : 
1. Pembukaan.
2.  Kultum (kuliah tujuh Menit) dari BPH (Badan Pembina Harian) Universitas Muhammadiyah Metro. 
3. Penyampaian laporan hasil audit internal yang berkaitan dengan kegiatan perkuliahan oleh LPM (Lembaga Penjaminan Mutu) Universitas Muhammadiyah Metro.  
4. Penyerahan hasil evaluasi dari ketua LPM kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Metro. 
5. Penyerahan piagam pehargaan terbaik kepada Fakultas dan Prodi terbaik. 
6. Pembagian SK perkuliahan kepada Dosen Universitas Muhammadiyah Metro.. 
7. Pembukaan secara resmi dan Represing  perkuliahan oleh rektor UM Metro.


Isi rangkaian acara meliputi: 
Isi kultum yang disampaikan oleh Bapak Masnuni : ajakan selalu rasa syukur yang selalu tercurah kepada Allah SWT dan selawat kepada Rasulullah SAW.

selnajutnya beliau menyampaikan : Ciri orang cerdas, yaitu pertama adalah ketika orang bicara, didepannya dia mendengarkan, dan kedua  mengikuti yang baik /benar.  Itulah mereka yang mendapatkan hidayah dari Allah dan mereka adalah orang yang cerdas. (Surat Alzumar ,)
Selanjutnya ayat yang disampaikan dalam kultum: 
Surat al-alshor, ayat 18

Surat al isro ayat 7 : "jika kamu baik maka itu baik juga untuk dirimu, jika itu buruk maka itu buruk juga untuk dirimu".
Kamu itu adalah orang terbaik yang dilahirkan .
AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) 
Adalah media dakwah Muhammadiyah, salah satunya perguruan tinggi muhammadiyah. Pemiliknya adalah pimpinan pusat Muhammadiyah. 
Semua dosen Muhammadiyah adalah Dai atau mubalig muhammadiyah. 
AIK adalah kewajiban semua dosen Muhammadiyah.  
Semua dosen harus disiplin, misalnya saatnya waktu sholat, ajak mahasiswanya untuk sholat berjamaah di Masjid.

Kita bisa hebat, harus bersatu, tidak bercerai berai. 
Luruskan niat kita, berkerja semata2 karena Allah, jika kerjanya baik maka itu baik juga untuk diri kita sendiri, jika itu buruk maka itu buruk juga untuk diri kita.



selanjutnya penyampaian laporan hasil audit internal yang berkaitan dengan kegiatan perkuliahan oleh LPM (Lembaga Penjaminan Mutu) disampaikan oleh Dr, Nyoto Soseno. audit dilakukan mengacu pada pemristekdikti.  Audit internal perkuliahan dilaksana setiap akhir semester, pada semester genap yang diaudit yang dinilai. Yang dinilai meliputi : dosen sebelum perkuliahan, melakukan. Rencana perkuliahan, selanjutnya adanya koordinasi dosen.
Hasilnya audit antara lain: partisifasi dosen meningkat menjadi 85 persen semester lalu 74 persen.
Kualitas perkulaiahan perprodi disampaikan pada kesempatan ini.
Fakultas penyelengaraan perkuliahan terbaik adalah fakultas FKIP, Fakultas Tehnik, dan Fakultas Pascasarjana.  Prodi terbaik adalah pendidikan Biologi S1, Pasca sarjana Pendidikan Biologi dan Pendidikan Biologi.


Selanjutnya penyampaian oleh rektor,   Dosen dosen sudah mulai dan terbuka untuk kritik dan masukan, selanjutnya rektor menyampaikan adanya korelasi kualiatas pendidikan dengan minat masuk ke prodi. Selanjutnya rektor menyampaikan  Visi pendidikan Indonesia, yaitu visinya harus sama. 100 thn indonesia merdeka.  Mengangkat indonesia negara yang menjadi 12 negara besar di dunia dan 2045 menjadi 8 negera besar di dunia melalui pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan ...

Di dunia pendidikan: berkembangnya potensi peserta didik, agar menjadi manusia yg beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta tanggung jawab.
Sikap spritual, sikap sosial, pengetahuan,
Visi kemenristik dikti
Terwujudnya pendidikan tinggi yang bermutu serta kemampuan iptek ....

Kamis, 01 Februari 2018

Perjalanan dalam Tahapan Sertifikasi Dosen (Serdos)

Tidak ada komentar :
Tahapan Lulus SERDOS
1. Dosen harus memiliki NIDN (Nomor Induk Dosen Nasional)
2. Sudah memiliki Jenjang Jabatan Akademik / JAFA, Minimal Asisten Ahli
3. Memiliki SK Inpassing
4. Dosen tersebut sudah didaftarkan sehingga masuk data D1 (eligible)
5. Masuk data D2 pada RISTEKDIKTI
6. Melakukan Verifikasi Data
7. Masuk data D3, dinyatakan sebagai dosen yang disertifikasi (DYS)
8. DYS ini, kemudian diusulkan oleh Kopertis (bagi Dosen Swasta). Kopertis dalam hal ini disebut PTPU (Perguruan Tinggi Pengusul).
9. Dosen dinyatakan masuk pada data D4, sebagai peserta serdos. Selanjutnya diminta melakukan proses sertfikasi (mulai validasi data, mengikuti tes TPA dan TOEP, mengikuti sosialisasi, penilaian persepsional). Jika lulus, maka akan masuk pada data D5.
10. Selanjutnya, mengisi portofolio, deskripsi diri, dll.
11. Dosen dinilai oleh PTPS (Perguruan Tinggi Penilai Sertifikasi), hal ini ditunjuk langsung oleh RISTEKDIKTI/Panitia Serdos. Penilaian dilakukan oleh asesor.
12. Hasil penilaian akan dilakukan yudisium tingkat nasional. Bagi dosen yang lulus, makan akan masuk pada data Dosen yang tersertifikasi.
13. Pengumuman kelulusan Serdos. Jika dinyatakan lulus, maka dosen menunggu diterbitkannya sertifikat pendidik oleh PTPS. Jika dinyatakan tidak lulus, maka dosen akan diikutkan serdos pada tahun berikutnya.
14. Setelah sertfikat pendidik terbit, maka dilakukan pemberkasan pada Kopertis untuk kelengkapan data dan pengisian BKD pada aplikasi yang telah disediakan.
15. Tunjangan Serdos dapat cair.
16. Selamat, semoga Anda Lulus tahun ini, amin...
Baca selengkapnya, ikuti chanel kami:
http://bit.ly/infoserdos

Selasa, 21 November 2017

4 Pilar Kebangsaan Seharusnya Sudah Tertanam Sejak Zigot

21 komentar :

Bangga dan senang tercurah saya rasakan saat bersama-sama keluarga besar tapis blogger mengikuti acara "Netezens Lampung Ngobrol Bareng MPR RI" acara yang berlangsung di Hotel Swiss-belhotel Lampung pada hari minggu 19 November 2017. Di kegiatan yang berlangsung 3 jam lebih tersebut, saya mendapatkan semangat kebangsaan yang kembali bergelora terutama dalam pemahaman 4 pilar kebangsaan, setelah sekian lama tidak perna mendapatkan wejengan dari sang pemimpin negeri ini secara langsung. 

Acara ngobrol santai ini yang dipandu oleh Anggota Tapis Blogger kawakan : Yandigsa, Materi  diisi oleh 3 pejabat terkemuka di MPR Republik Indonesia yaitu 
1. DR. (H.C) ZULKIFLI HASAN,.E., M.M.  (Ketua Umum MPR RI )
2. MA'RUF CAHYONO, S.H., M.H. (Sekretaris Jenderal MPR RI)
3. SITI FAUZIAH, S.E., M.M. ( Kepala Biro HUMAS)
Dari penyampaian ketiga toko penting Republik Indonesia ini, menyatakan bahwa pentingnya menyampaikan segala informasi yang benar kepada khalayak ramai atau masyarakat (publik), dengan itu dengan adanya para netezen atau warganet, di era sekarang semua informasi tersebut dapat tersalurkan ke segenap warga yang bisa menjangkau keseluruh pelosok negeri. serta tidak menyampaikan kabar atau berita bohong  atau hoax, menjadi warganet yang bersih demi kemajuan Indonesia. 

Dulu penduduk hanya bergantung informasi dari pemerintah ataupun televisi saja, dari mulut ke mulut, namun sekarang dengan berkembangan dunia digital, semua informasi dunia dapat diases seluruh pelosok negeri bahkan seluruh dunia (dengan catatan jik aakses internetnya mendukung, karena masih banyak wilayah RI yang belum terjangkau dunia internet). 

Selanjutnya penyampaian dari ketiga sumber tersebut sangat memuncul rasa Nasionlisem di diri pribadi saya yaitu: Ada sesuatu yang penting yang harus diinternalkan di masyarakat, karena masyarakat kita berlapis-lapis dan beragam. Tentunya dengan banyaknya keberagaman tersebut tidak sedikit yang akan memunculkan konflik, banyak cara dilakukan dunia untuk meredam tersebut. Jika caranya tidak produktif akan memunculkan konflik lebih besar. Maka dari itu : pentingnya 4 pilar.  Empat pilar MPR RI itu adalah pancasila, UUD 45, NKRI, dan  bhenika tunggal ika. 

Empat pilar itu jangan sampai hilang, kita sebagai pewaris harus menjaganya, merawatnya dan eksistensinya. Empat pilar Jangan sampai nilai-nilai itu hilang di generasi penerus kita. Jangan sampai generasi muda kita mencari ke negara lain. Karena negara Kita sedang diintif. Kita harus  jaga 5 hal yang menjadi Ideologi negara  dalam penjabaran sebagai berikut:
  • Bangsa yang religius dan tidak boleh hilang, indikatornya dan  implementasinya
  • Bangsa yang memanusiakan manusia sendiri / Karakter humanisme
  • Suarakan persatuan, nasionalisme Dengan banyak cara. Misal mencintai produk sendiri dll
  • Tidak boleh mengambil keputusan yang akan memunculkan konflik. Selesaikan dengan musyawarah mufakat
  • Keadilan sosial
Dari itu selanjutnya. Taat terhadap peraturan atau undang undang dasar, Suarakan bhenika tunggal ika, berbeda itu bukan sesuatu eksklusif yang dipertentangkan tetapi berbeda itu untuk bersatu untuk kokohnya NKRI. Menjalankan empat pilar itu caranya banyak yang penting kita tetap bersatu, Nilai nilainya itu harus kita pegang sebagai pemandu, Kita harus meningkatkan ketahanan kita, ketahanan ediologi kita. Itu untuk menuntuk kita dapat bersaing di global. Daya saing dan daya tahan. Bangun pemudi pemuda, menjadi tanggunganmu terhadap nusa dan bangsa.  Nilai2 kebangsaan RI penting yang harus dijaga.

Berikut ini puisi yang sempat disampaikan oleh Sekretaris Jenderal MPR RI : MA'RUF CAHYONO, S.H., M.H. membuat saya sangat terharu.
Apakah kita masih indonesia?

MANIFESTO
INI BARU INDONESIA

Masih Indonesiakah kita 
Setelah sekian banyak jatuh bangun 
Setelah Sekian banyak tertimpa dan tertempa
Setelah sekian banyak terbentur dan terbentuk

Masih kita meletakan harapan di atas kekecewaan 
Persatuan diatas perselisihan 
Musyawarah diatas amarah 
Kejujuran diatas kepentingan

Ataukah ke-Indonesia-an kita telah pudar
Dan hanya tinggal sligan dan gambar

Tidak !
Karena mulai kini nilai-nilai itu kita lahirkan kembali
Kita bunyikan dan kita bumikan 
Menjadi jiwa dan raga setiap manusia Indonesia

Dari Sabang sampai Marauke 
Kita akan melihat lebih banyak lagi 
Senyum ramah dan tegur sapa
Gotong royong dan tolong menolong 
Kesantunan bukan anjuran tapi kebiasaan 
Kepedulian menjadi dorongan

Dari terbit hingga terbenamnya matahari 
Kita melihat orang orang berpeluh tanpa mengeluh 
Berkeringat karena semangat 
Kerja keras menjadi ibadah 
Ketaatan menjadi kesadaran 
Kejujuran menjadi harga diri dan kehormatan

Wajah mereka adalah wajah Indonesia yang sebenarnya 
Tangan mereka adalah tangan Indonesia yang sejati
Keluhuran budi mereka adalah keluhuran Indonesia yang sesungguhnya

Hari ini kita gemakan, Ini baru Indonesia
Dari MPR untuk NKRI.

Selanjutnya Penyampaian Bapak Ketua MPR RI: Zulkifli hasan, masalah Indonesia yang sekarang harus kita tuntaskan bersama seluruh rakyat  adalah 
1. Kemiskinan 
2. Kesenjangan 
3. Korupsi 
4. Distrust

Generasi jaman sekarang harus membudayakan cinta daerah sendiri untuk Indonesia, memahani sejarah bangsa kita, serta harus memiliki ilmu pengetahuan. sehingga dengan ilmu kita akan tau atau dapat memprediksikan yang akan terjadi kedepan. serta punya ilmu juga harus cekatan. 


Mengapa Aku Merasa Ada Ketimpangan dengan Kebangsaan?
Indonesia, tanah airku, tempatku dilahirkan dan dibesarkan. Ibu pertiwi Indonesiaku Nusantaraku, negara besar yang terbentang dari Sabang hingga Marauke, negara maritim yang kaya dengan pulau pulau dan lautan.  Indonesia, nusa bangsaku yang merdeka pada 72 tahun yang lalu, berkat perjuangan para pahlawan yang berkorban jiwa raga, tumpah darah yang tidah bisa ternilai harganya, perjuangan para pahlawan kemerdekaan dan pembangunan hingga sekarang negaraku tercinta mampu berdiri tegak.  

Namun. 72 tahun sudah merdeka, tetapi dibenak dan pemikiranku yang paling dalam, mengapa aku merasa Indonesia belum merdeka, belum bebas sepenuhnya, masih banyak kejanggalan dan   ketimpangan, di mata kepala dan batinku, masih ada ketidakadilan, kesenjangan, bahkan maraknya korupsi di negeriku ini. bukan kah cita-cita luhur para pahlawan untuk mensejaterakan warga negara adalah sangat mulia, namun yang jelas sekarang memerdeka warga negaraku belum tercapai.

Lalu dimana kejanggalan dan ketimpangan itu? Masih tampak jelas dijalanan,  diperumahan, digedung-gedung, dipabrik-pabrik dan di kehidupan sehari-hari bahkan di luar negeripun. Warga negara  Indonesiaku masih sibuk menjadi pengais untuk menyambung hidup.  Bagaimana untuk berpikir menghasilkan kreatifitas yang baru jika hari-hari sibuk untuk memenuhi kebutuhan perut? ini salah salah siapa?

Kemiskinan masih tinggi, orang kaya makin kaya, persaingan makin berat, individualis makin meraja, lahan makin sempit, gedung makin mejulak langit, pekerja makin banyak, pengangguran makin tinggi, tinggal di rumah tapi lahan orang lain, mungkin banyak sudah ungkapnya atas fenomena kehidupan di tanah airku ini.  Tetapi yang paling menyedihkan mengapa aku merasa makin kesini, makin merasa di masyarakatku menjadi buruh di negeri sendiri. Dimana lahan kita untuk bercocok tanam?

Ada apa dengan ini? 
Apa ada yang salah dengan pemikiranku, pemikaran kita, pemikiran masyarakat, atau pemikiran pemimpin? 
Apa ada yang salah dengan penglihatanku, pendengaranku, semua makin berbeda dengan kehidupan yang diinginkan para pejuangan kemerdekaan. ada apa dengan kehidupan kita, cara kebiasaan kita atau cara pengelolaan kita?

Selanjutnya ini ada satu cerita indah namun menyesakkan.  Apa itu? hehe,, jangan serius-serius baget dunk.. santai yukk.. ini cerita tentang tentang pengalamanku dan fenomena anak muda sekarang.

Dulu sejak kecil, saya selalu ditanamkan oleh orang tua dan keluarga serta guru-guruku untuk selalu berkata sopan, tidak berbicara kotor, berpakaian yang baik,  bertata krama, salam sapa, dan lainnya bahkan dalam cara makanpun sudah diajarkan dengan ala adat yang begitu khas. terus yang penting lagi selalu untuk tepat waktu dan kedisiplinan yang tinggi, selain itu akupun sudah diajarkan cara berkreasi dalam tali temali, cara menangkap ikan dan cara memanen kopi hingga cara mengelolah menjadi bubuk kopi. Kesemuanya semakin tertempa ketika aku bergabung kepanduan pramukaan sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. "Bukan pamer ya... hanya sekedar cerita"

Di keluarga dan kepanduan saya ditempa menjadi seorang anak muda yang harus kuat di laut, darat dan udara, hehehe kayak tentara aja . . Disana saya terbiasa karena kebutuhan kelompok  untuk kehidupan dengan gotong royong, ramah, bekerjasama, tolong menolong, santun, peduli serta  Bersemangat untuk kerja keras, taat dan  jujur.  "Bukan sombong lohh, tapi memang ikut pramuka itu banyak manfaatnya"

Kebiasaan-kebiasaan itu masih terbawa hingga sekarang, akan tetapi sebagai tenaga pengajar aku melihat banyak sekali perbedaan anak muda jamanku dulu dengan jaman sekarang, yang sekarang lagi ngetrend ANAK JAMAN NOW (dengan catatan tidak semua begitu). Tapi sebagian besar banyak, dimata kepalaku kok banyak muda yang manjah, suka mengeluh, mudah putus asa, dan tidak mau berusaha keras, tidak mau tau, tidak peka dengan masyarakat, seakan semua harus disuapi lebih parah lagi hilangnya norma-norma di kehidupan mereka. (semoga saja ini hanya sampel yang salah, hehe).

Kembali saya ingat masa kecilku, masa kecil saya habiskan di desa didaerah pegunungan bukit barisan selatan, saya tidak asing lagi dengan sebutan anak gunung, karen anak gunung mampu hidup kuat dan survive di alam, " bagga nihhh"  terus, dulu sejak kecil saya mandi dulu ke sungai, dimana perjalanan rumah ke sungai sekitar 2 km, itu kami lakukan setiap pagi dan sore hari, kami terbiasa dengan hal tersebut selanjutnya saya pergi ke sekolah harus jalan kaki sekitar 2 km dari rumah, kami juga teebiasa, kami tidak ada listrik dan internet tapi daya dan minat bacaku sangat tinggi. Banyak cerita jaman kami yang serba terbatas tapi kami lalui dengan semangat. 

Di sekolah kami selalu diajarkan dan ditanamkan tentang pancasila, UUD 45, Kenegaraan dan bahkan kami semua menteri kami hapal. Kami sulit mendapatkan berita, kami hanya tergantung pada stasiun televisi TVRI, itupun dulu masih hitam putih. Tapi semangat cinta negeri begitu menggebu.

Lalu bagaimana dengan anak muda sekarang? Mungkin lebih update tentang cerita senetron dan gosip artis daripada kinerja atau misi para pemerintah? coba tanya ke ibu - ibu rumah tangga apakah mereka hapal Pancasila? mereka tau tentang pilar kebangsaan? ya bisa dijawab dan praktekan di orang-orang sekitar kita, sehingga tau jawabannya? 
Mengapa demikian? Duhh komplit ya?

Mengulas hal tersebut sehingga saya berasumsi perlunya menananam 4 pilar kebangsaan sejak zigot.

Nah apa itu zigot? 
Zigot adalah hasil dari pembuahan antara sel sperma dan sel telur yang akan tumbuh dan berkembangan menjadi embrio selanjutnya menjadi janin di dalam rahim ibunya. 
Oleh karena itu zigot sudah mengandung gabungan dari gen ibu dan bapaknya. Gen adalah kode genetik yang membawa informasi dari orang tua yang diturunkan ke keturunannya.  
Maka semua informasi sifat kedua orang tua akan bersatu didalam zigot, sifat-sifat baik orangtuanya akan diturunkan ke zigot tersebut.

Lalu 4 pilar kebangsaan itu apa saja ?
Ini dia yang dimasud 4 pilar
Empat Pilar Kebangsaan 
  1. - Pancasila sebagai dasar dan Ideologi Negara 
  2. - UUD NRI tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara 
  3. - NKRI sebagai bentuk Negara 
  4. - Bhenika Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara
Implementasi sila-sila Pancasila
KETUHANAN YANG MAHA ESA 
- Berhenti saling menyakiti, mulailah saling menghargai 
- Berenti saling merendahkan, mulailah menghormati perbedaan
- Berhenti takabur, mulailah bersyukur

KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB 
- Stop marah marah, mulailah bersikap ramah 
- Berhenti memaki, mulailah memakai hati
- Berhenti curiga, mulailah menyapa

PERSATUAN INDONESIA
- Berhenti berseteru, mulailah bersatu
- Berhenti memaksakan, Mulailah berkorban 
- Berhenti mencari perbedaan, mulailah bergandeng tangan

KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN / PERWAKILAN
- Berhenti silang pendapat, mulailah mencari mufakat 
- Berhenti besar kepala, mulailah berlapang dada
- Berhenti bersilat lidah, mulailah bermusyawarah

KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA 
- Berhenti malas, mulailah bekerja keras
- Stop diskriminasi, mulailah toleransi
- Berhenti menang sendiri, mulailah berbagi.

oleh sebab itu pentingnya didikan dari orang tua sejak dini tentang kebangsaan dan cinta tanah air sedini mungkin sehingga akan memunculkan rasa memiliki sepenuhnya dan akan bisa mengendalikan bangsa NKRI akan dibawa kemana. 

Mari kita pahami dan wujudkan 5 pilar kebangsaan Indonesia. 

Kamis, 26 Oktober 2017

Kajian Jumat pagi : 12 Orang yang disayangi Allah

Tidak ada komentar :
Pengajian rutin dilaksanakan di univeritas Muhammadiyah Metro di mesjid Ulul Albab.
Pembicara Ustad Drs. Mashuni M Ro'i, M.Pd i.  

12 Orang orang yang disayang Allah SWT

1. Orang orang yang Berjalan di atas bumi tidak sombong 
2. Orang orang yang ketika Dicela membalas dengan doa baik kepada pencelanya 
3. Melalui malam dengan sujud dan berdiri /sholat malam
4. Selalu Berdoa dijauhkan dari nereka jahanam
5. Berinfak dan tidak pelit 
6. Orang yg tidak menyeru pd tuhan yang lain 
7. Tidak membunuh seseorang yang menjalani jalan yang benar
8. Tidak berzina 
9. Jangan perna saksi palsu 
10. Lagho lagho : Menjaga kehormatannya tidak ikut melakukan perbuatan sia sia. 
11. Orang orang apabila disebutkan ayat ayat tuhan mereka, mereka tidak menyikapinya tidak dengan tuli dan buta.
12. Orang orang yang selalu berdoa untuk istri istri dan anak anaknya penyejuk hati kami

Senin, 17 Oktober 2016

Soal Soal Pengantar Mata kuliah Evolusi

Tidak ada komentar :
  1.  Apa pengertian dari spesiasi?
  2. Jelaskan hukum Hardy weinberg?
  3.  Apa pengertian alel dan berikan contohnya ?
  4. Apa yang dimaksud dengan homozigot alel dan berikan contohnya?
  5.  Apa yang dimaksud dengan heterozigot alel dan berikan contohnya?
  6. Apa yang dimaksud dengan fenotif alel dan berikan contohnya?
  7. Apa yang dimaksud dengan genotif alel dan berikan contohnya?
  8. Apa yang dimaksud dengan gen?
  9. Apa pengertian mutasi?
  10.  Apa yang dimaksud dengan point mutasion?
  11. Sebutkan dan jelaskan macam-macam mutasi?
  12. Apa yang dimaksud dengan gen rekombinan?
  13. Apa yang dimaksud dengan gen flow?
  14.  Apa yang dimaksud dengan genotif drift?
  15.  Apa Pengertian dari populasi?
  16.  Apa yang dimaksud dengan seleksi alam?
  17.  Apa yang dimaksud dengan favoured races? 

Jawabannya tunggu posting selanjutnya 
J
J

Minggu, 26 Juni 2016

Materi Teknik menulis Opini dan Feature Ilmiah Populer

Tidak ada komentar :
Kegiatan yang diadakan pada hari minggu  tanggal 26 juni 2016  di Kampus 3 Pasca sarjana Universitas Muhammadiyah Metro, serangkaian kegiatan dari pagi hingga sore di isi oleh para pemateri. Pada materi ke dua disampaikan oleh Budisantoso Budiman  (Jurnalis editor LKBN ANTARA BIRO LAMPUNG) yang berjudul "Opini dan Feature yang berisi dan Berbunyi" 

Secara singkat berikut ini materi yang dapat saya tangkap,  semoga bermanfaat:  

Para jurnalis dan penulis akan menghasilkan suatu produk yaitu berupa berita (news), Features (views / tulisan berkisah), tajuk, kolom, artikel, prosa – sastrawan, piksi – fiksi/sastrawan, produk foto/gambar, dan adventorial. 

Prinsip menulis berita (hasil reportase atau pelaporan) adalah melaporkan seluk beluk fakta atas suatu peristiwa yang telah, sedang, atau akan terjadi. 

Penulisan mencakup apa yang dilihat, didengar, atau dialami seseorang atau kelompok, prinsip dengan disingkat 5W + 1 H = what (apa), who (siapa), when (kapan), where (dimana), why (mengapa) dan how (bagaimana). 

Pilihan pelaporan yaitu berdasarkan kebutuhan pembaca, dengan fakta yang benar, memberi informasi, mendidik,menghibur,  dan mengawasi. 

Penulisan berita terdiri dari : 
Judul, teras (pembuka), isi berita / tubuh berita. 
Pilihan bahasa: ringkas, padat, jelas, dan patuh EYD (eja bahasa Indonesia yang benar). 
Kategori peristiwa : momentum/ spontan/ mendadak, peristiwa teragendakan, berita lanjutan, peristiwa fenomenal. 

Produk artikel atau tulisan antara lain adalah opini : 
Opini adalah pendapat, sikap, penjelasan, gagasan, ulasan, komentar dan lain lainnya terhadapat suatu masalah fenonema atau topik tertentu yang lebih bersifat pribadi dan individual oleh orang yang tergolong ahli atau pakar pada bidangnya, termasuk mereka yang mejadi penulis kolom (kolumnis) penulis esai dan jurnalis senior. 

Struktur opini : 
Sudut pandang, judul, alinea pembuka, tubuh opini : pemaparan data dan fakta, analisis dan pendapat, ending/punutup/rekomendasi/simpulan

Prinsip penulisan artikel opini : 
ilmiah ke popular 
isi berat ke ringan 
rumit ke simpel 
formal ke santai 
padat ke ringkas 
kaku ke lugas 
ketahui siapa pembaca dan apa tujuan penulisan

Pedoman penulisan : 
berpikir dan tulis 
gunakan kata- kata inti tanpa kata-kata mubazir 
kalimat pendek 
memilih kalimat aktif 
paragraf singkat/hemat, jelas, enak ilihat mata
konkret untuk menciptakan bahasa yang baru
deskriptif 
penuh warna 
penulisan bertutur/kronologis-berkisah-bercerita agar terasa mengalir dengan lancar 
ragam bahasa sesuai sasaran dan tujuan tulisan 

Kerangka features: 
Pemilihan angle (sudut pandang) tulisan 
Judul yang memikat 
Alinea pembuka (lead) 
Tubuh tulisan 
Ending/penutup 

Features / tulisan berkisah 
1. News Features
2. Profile Features
3. How to do Features
4. Human interest Features

Penulisan deskripsi 
- Deskripsi barang / benda 
- Deskripsi orang / sosok 
- Deskripsi perasaan seseorang 
- Deskripsi aksi  (orang atau hewan)
- Deskripsi tempat atau suasana 

Sabtu, 25 Juni 2016

Pelatihan Teknik Penulisan Ilmiah Populer

Tidak ada komentar :
Kerjasama pojoksamber.com dan Universitas Muhammadiyah Metro  kegiatan Pelatihan Menulis Ilmiah Populer  yang diadakan di Kampus 3 Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Metro, diisi oleh pemateri yaitu Bapak  Dr. Achyani, M.Si. (UM Metro), Budisantoso Budiman (LKBN Antara), dan Pojoksamber.com

Kegiatan yang diadakan sehari  tanggal 26 Juni 2016 yang diikuti oleh para peserta dosen-dosen  Universitas Muhammadiyah Metro dengan tujuan 
1. Memberikan pengetahuan awal keterampilan menulis ilmiah populer
2. Membangkitkan motivasi menulis para dosen di Universitas Muhammadiyah Metro Provinsi Lampung 
3. Membentuk Grup Penulis di Universitas Muhammadiyah Metro Provinsi Lampung 

 Adapun dosen yang mengikuti adalah: 
1. Kian Amboro M.Pd
2. Kuswono M.Pd
3. Kartika Sari M.Bts
4. Rasuane Noor, M.Sc
5. Fenny Thresia, M.Pd.
6. Deddy Subandowo, M.Pd.
7. Nurai Suryadina, M.Pd.
8. Febriansyah S.E.MM
9. Dr. Prima Angkupi, 
10.Dwi Irawan MT
11.M.Nur
12.Andrianto SE, MM

Dari materi yang saya dapatkan menjadi motivasi untuk terus lebih gencar dalam menulis dan menulis lagi. apalgi teringat perkataan teman kuliah dulu yang sekarang lagi study doktoral di Jepang: dr. Jajar Setiawan, M.Sc., beliau selalu menyampaikan dengan slogan "menulislah jika ingin dikenang di dunia" ya kurang lebih begitulah yang beliau sampaikan. kali ini saya mendapatkan beberapa kata mutiara, yang disamapaikan oleh bapak Achyani : 

"Bila bukan anak raja,  berselfilah"
"Literatur boleh terbatas tapi perspektif tak terbatas"
"To live it to give  (ridwan kamil motto) ,  Hidup adalah berbagi,  berbagi ilmu ide, berbagai pengalaman, dll."
 

Sabtu, 11 Juni 2016

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Universitas Muhammadiyah Metro

2 komentar :
“gerakan revolusi aktif kreatif guna menyadarkan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan”

Peringatan hari lingkungan hidup sedunia yang jatuh pada tanggal 5 juni, yang diperingati oleh para pecinta lingkungan setiap tahunnya di seluruh dunia, bertujuan untuk supaya segenap masyarakat dunia agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan, karena lingkungan adalah tempat kita berpijak dan bernapas.  di Universitas Muhammadiyah Metro, selalu mengadakan acara peringatan hari Lingkungan hidup ini, tahun 2016 ini, yang diprakarsai Mahasiswa dan Dosen yang terlibat di mata kuliah Pengantar lingkungan (Pengling), yaitu mahasiswa jurusan Pendidikan MIPA semester 2, yang terdiri dari 3 prodi yaitu: Prodi Pendidikan Fisika, Prodi Pendidikan Matematika dan prodi Pendidikan Biologi.  sedangkan dosen pengampu mata kuliah Pengling dikoordinatori oleh Dr. Agus Sujarwanta, M. Pd. Dengan anggota tim teaching  Rasuane Noor, M.Sc. dan Widya Sartika, M.Sc. Pada tahun ini UM mengadakan peringata hari lingkungan hidup tersebut diundur pada hari sabtu taggal 11 juni ini, karena banyak kegiatan perkuliahan dan kegiatan kampus lainnya. Pada  kegiatan diisi dengan 2 kegiatan utama yaitu pameran kreatif dan enviromental quis, dengan temanya : “gerakan revolusi aktif kreatif guna menyadarkan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan

Kegiatan yang diadakan sehari dengan ketua panitia: Wahyu Tri Sutrisno, mahasiswa dari prodi matematika diadakan di lapangan kampus UM Metro, dengan dimeriahkan oleh para dosen dan mahasiswa UM metro. Acara pertama pembukaan kegiatan dengan  master Ceremony (MC): Ita Nurmalita ( prodi MTK), rangkaian acara pembukaan dari sambutan pertama oleh ketua panitia,  kemudian dibuka secara resmi oleh wakil dekan 3 bidang kemahasiswaan pak Drs. Anak Agung Oka, M.Pd. dan selanjutnya ditutup dengan doa oleh Muhammad Tamzis (prodi MTK). Pada kesempatan ini para dosen yang hadir dari Bapak Pembantu Rektor 1 ; Dr. Muhfahroyin, M.T., ketua LPPM UM Metro : Dr. Handoko Santoso, M.Pd., Dekan FKIP: Drs. Partono, M.Pd., Kajur Pendidikan MIPA : Dr. Agus Sutanto, M.Si. dan segenap dosen di FKIP UM Metro.

Selanjutnya acara utama yang terdiri dari pameran kreatif dan enviromental quis. Pada acara pameran kreatif diikuti oleh semua kelompok mahasiswa semester 2, jurusan Pendidikan MIPA, masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 orang, masing kelompok membuat karya kreatif yang berbahan dasar limbah. Dari seluruh peserta kelompok terkumpul sekitar 30an karya kreatif meliputi diantaranya : kotak tisu, bunga hias, rumah-rumahan hias, tas, pas bunga, figura/bingkai foto, dan lain-lainnya. Hasil-hasil karyanya dapat disimak KLIK SINI. Dari sekian banyak karya kreatif dipilih 3 karya kreatif terbaik yang dinilai oleh tim juri terdiri dari dosen Pengampu Mata  Kuliah Pengetahuan Lingkungan yaitu  Rasuane Noor, M.Sc. dan Widya Sartika, M.Sc. dengan kreteria sebagai berikut:
1.    Kejelasan pesan edukasi lingkungan hidup
2.    Potensi edukasi bagi penyadaran lingkungan hidup
3.    Kepraktisan karya
4.    Daya ungkit keingintahuan bagi pemirsa
5.    Daya pikat bagi pemirsa
Dari hasil final penilaian para tim juri pemenang untuk pameran hasil karya kreatif yaitu:
Juara  pertama :  Keranjang dari bibir gelas plastik minum meneral (kelompok dari prodi Fisika)
Juara kedua : Batuk kelapa penyimpan harta (kelompok dari prodi Matematika)
Juara ketiga : Tisue dari kerang / shell (kelompok dari prodi Matematika)
Pada acara Kuis Enviromental diikuti oleh pesertanya dari kalangan: wakil  mahasiswa, dosen, masyarakat,  karyawan. Masing-masing peserta terdiri 5 orang. Kuisnya mirip famili 100 yang dimodifikasi yang bertemakan tentang lingkungan.  Pada kesempatan kuis ini yang menjadi juara yaitu dari tim Mahasiswa diikuti oleh tim dosen posisi kedua. Di acara ini ada keunikan khas, dimana para pemenang acara kuis mendapatkan hadiah berupa tumbuhan dalam pot, dengan alasan tumbuhan ini, jika dijaga para pemenang, makan akan bermanfaat memberikan oksigen bagi mahluk hidup. Disela-sela kuis diintermezo penampilan puisi dan lagu  dari pendidikan fisika : Rona dan dkk dan Musik akustik oleh Wahyu Tri Sutrisno dan Nadia Kurniasih (MTK).

 Semoga kegiatan ini bukan hanya sekedar peringatan hari lingkungan hidup sedunia tetapi menjadi fakta nyata untuk selalu menjaga dan melestarikan lingkungan. Semoga semuanya sadar akan pentingnya menjaga lingkungan demi kelangsungan hidup kita dan anak cucu kelak. Sesuai dengan tema kali ini gerakan revolusi aktif kreatif guna menyadarkan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan.