Blog Tridarma Rasuane

Berisi tentang semua yang berhubungan dengan tridarma perguruan tinggi: pendidikan/ pengajaran, pengabdian dan penelitian

Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 21 November 2017

4 Pilar Kebangsaan Seharusnya Sudah Tertanam Sejak Zigot

21 komentar :

Bangga dan senang tercurah saya rasakan saat bersama-sama keluarga besar tapis blogger mengikuti acara "Netezens Lampung Ngobrol Bareng MPR RI" acara yang berlangsung di Hotel Swiss-belhotel Lampung pada hari minggu 19 November 2017. Di kegiatan yang berlangsung 3 jam lebih tersebut, saya mendapatkan semangat kebangsaan yang kembali bergelora terutama dalam pemahaman 4 pilar kebangsaan, setelah sekian lama tidak perna mendapatkan wejengan dari sang pemimpin negeri ini secara langsung. 

Acara ngobrol santai ini yang dipandu oleh Anggota Tapis Blogger kawakan : Yandigsa, Materi  diisi oleh 3 pejabat terkemuka di MPR Republik Indonesia yaitu 
1. DR. (H.C) ZULKIFLI HASAN,.E., M.M.  (Ketua Umum MPR RI )
2. MA'RUF CAHYONO, S.H., M.H. (Sekretaris Jenderal MPR RI)
3. SITI FAUZIAH, S.E., M.M. ( Kepala Biro HUMAS)
Dari penyampaian ketiga toko penting Republik Indonesia ini, menyatakan bahwa pentingnya menyampaikan segala informasi yang benar kepada khalayak ramai atau masyarakat (publik), dengan itu dengan adanya para netezen atau warganet, di era sekarang semua informasi tersebut dapat tersalurkan ke segenap warga yang bisa menjangkau keseluruh pelosok negeri. serta tidak menyampaikan kabar atau berita bohong  atau hoax, menjadi warganet yang bersih demi kemajuan Indonesia. 

Dulu penduduk hanya bergantung informasi dari pemerintah ataupun televisi saja, dari mulut ke mulut, namun sekarang dengan berkembangan dunia digital, semua informasi dunia dapat diases seluruh pelosok negeri bahkan seluruh dunia (dengan catatan jik aakses internetnya mendukung, karena masih banyak wilayah RI yang belum terjangkau dunia internet). 

Selanjutnya penyampaian dari ketiga sumber tersebut sangat memuncul rasa Nasionlisem di diri pribadi saya yaitu: Ada sesuatu yang penting yang harus diinternalkan di masyarakat, karena masyarakat kita berlapis-lapis dan beragam. Tentunya dengan banyaknya keberagaman tersebut tidak sedikit yang akan memunculkan konflik, banyak cara dilakukan dunia untuk meredam tersebut. Jika caranya tidak produktif akan memunculkan konflik lebih besar. Maka dari itu : pentingnya 4 pilar.  Empat pilar MPR RI itu adalah pancasila, UUD 45, NKRI, dan  bhenika tunggal ika. 

Empat pilar itu jangan sampai hilang, kita sebagai pewaris harus menjaganya, merawatnya dan eksistensinya. Empat pilar Jangan sampai nilai-nilai itu hilang di generasi penerus kita. Jangan sampai generasi muda kita mencari ke negara lain. Karena negara Kita sedang diintif. Kita harus  jaga 5 hal yang menjadi Ideologi negara  dalam penjabaran sebagai berikut:
  • Bangsa yang religius dan tidak boleh hilang, indikatornya dan  implementasinya
  • Bangsa yang memanusiakan manusia sendiri / Karakter humanisme
  • Suarakan persatuan, nasionalisme Dengan banyak cara. Misal mencintai produk sendiri dll
  • Tidak boleh mengambil keputusan yang akan memunculkan konflik. Selesaikan dengan musyawarah mufakat
  • Keadilan sosial
Dari itu selanjutnya. Taat terhadap peraturan atau undang undang dasar, Suarakan bhenika tunggal ika, berbeda itu bukan sesuatu eksklusif yang dipertentangkan tetapi berbeda itu untuk bersatu untuk kokohnya NKRI. Menjalankan empat pilar itu caranya banyak yang penting kita tetap bersatu, Nilai nilainya itu harus kita pegang sebagai pemandu, Kita harus meningkatkan ketahanan kita, ketahanan ediologi kita. Itu untuk menuntuk kita dapat bersaing di global. Daya saing dan daya tahan. Bangun pemudi pemuda, menjadi tanggunganmu terhadap nusa dan bangsa.  Nilai2 kebangsaan RI penting yang harus dijaga.

Berikut ini puisi yang sempat disampaikan oleh Sekretaris Jenderal MPR RI : MA'RUF CAHYONO, S.H., M.H. membuat saya sangat terharu.
Apakah kita masih indonesia?

MANIFESTO
INI BARU INDONESIA

Masih Indonesiakah kita 
Setelah sekian banyak jatuh bangun 
Setelah Sekian banyak tertimpa dan tertempa
Setelah sekian banyak terbentur dan terbentuk

Masih kita meletakan harapan di atas kekecewaan 
Persatuan diatas perselisihan 
Musyawarah diatas amarah 
Kejujuran diatas kepentingan

Ataukah ke-Indonesia-an kita telah pudar
Dan hanya tinggal sligan dan gambar

Tidak !
Karena mulai kini nilai-nilai itu kita lahirkan kembali
Kita bunyikan dan kita bumikan 
Menjadi jiwa dan raga setiap manusia Indonesia

Dari Sabang sampai Marauke 
Kita akan melihat lebih banyak lagi 
Senyum ramah dan tegur sapa
Gotong royong dan tolong menolong 
Kesantunan bukan anjuran tapi kebiasaan 
Kepedulian menjadi dorongan

Dari terbit hingga terbenamnya matahari 
Kita melihat orang orang berpeluh tanpa mengeluh 
Berkeringat karena semangat 
Kerja keras menjadi ibadah 
Ketaatan menjadi kesadaran 
Kejujuran menjadi harga diri dan kehormatan

Wajah mereka adalah wajah Indonesia yang sebenarnya 
Tangan mereka adalah tangan Indonesia yang sejati
Keluhuran budi mereka adalah keluhuran Indonesia yang sesungguhnya

Hari ini kita gemakan, Ini baru Indonesia
Dari MPR untuk NKRI.

Selanjutnya Penyampaian Bapak Ketua MPR RI: Zulkifli hasan, masalah Indonesia yang sekarang harus kita tuntaskan bersama seluruh rakyat  adalah 
1. Kemiskinan 
2. Kesenjangan 
3. Korupsi 
4. Distrust

Generasi jaman sekarang harus membudayakan cinta daerah sendiri untuk Indonesia, memahani sejarah bangsa kita, serta harus memiliki ilmu pengetahuan. sehingga dengan ilmu kita akan tau atau dapat memprediksikan yang akan terjadi kedepan. serta punya ilmu juga harus cekatan. 


Mengapa Aku Merasa Ada Ketimpangan dengan Kebangsaan?
Indonesia, tanah airku, tempatku dilahirkan dan dibesarkan. Ibu pertiwi Indonesiaku Nusantaraku, negara besar yang terbentang dari Sabang hingga Marauke, negara maritim yang kaya dengan pulau pulau dan lautan.  Indonesia, nusa bangsaku yang merdeka pada 72 tahun yang lalu, berkat perjuangan para pahlawan yang berkorban jiwa raga, tumpah darah yang tidah bisa ternilai harganya, perjuangan para pahlawan kemerdekaan dan pembangunan hingga sekarang negaraku tercinta mampu berdiri tegak.  

Namun. 72 tahun sudah merdeka, tetapi dibenak dan pemikiranku yang paling dalam, mengapa aku merasa Indonesia belum merdeka, belum bebas sepenuhnya, masih banyak kejanggalan dan   ketimpangan, di mata kepala dan batinku, masih ada ketidakadilan, kesenjangan, bahkan maraknya korupsi di negeriku ini. bukan kah cita-cita luhur para pahlawan untuk mensejaterakan warga negara adalah sangat mulia, namun yang jelas sekarang memerdeka warga negaraku belum tercapai.

Lalu dimana kejanggalan dan ketimpangan itu? Masih tampak jelas dijalanan,  diperumahan, digedung-gedung, dipabrik-pabrik dan di kehidupan sehari-hari bahkan di luar negeripun. Warga negara  Indonesiaku masih sibuk menjadi pengais untuk menyambung hidup.  Bagaimana untuk berpikir menghasilkan kreatifitas yang baru jika hari-hari sibuk untuk memenuhi kebutuhan perut? ini salah salah siapa?

Kemiskinan masih tinggi, orang kaya makin kaya, persaingan makin berat, individualis makin meraja, lahan makin sempit, gedung makin mejulak langit, pekerja makin banyak, pengangguran makin tinggi, tinggal di rumah tapi lahan orang lain, mungkin banyak sudah ungkapnya atas fenomena kehidupan di tanah airku ini.  Tetapi yang paling menyedihkan mengapa aku merasa makin kesini, makin merasa di masyarakatku menjadi buruh di negeri sendiri. Dimana lahan kita untuk bercocok tanam?

Ada apa dengan ini? 
Apa ada yang salah dengan pemikiranku, pemikaran kita, pemikiran masyarakat, atau pemikiran pemimpin? 
Apa ada yang salah dengan penglihatanku, pendengaranku, semua makin berbeda dengan kehidupan yang diinginkan para pejuangan kemerdekaan. ada apa dengan kehidupan kita, cara kebiasaan kita atau cara pengelolaan kita?

Selanjutnya ini ada satu cerita indah namun menyesakkan.  Apa itu? hehe,, jangan serius-serius baget dunk.. santai yukk.. ini cerita tentang tentang pengalamanku dan fenomena anak muda sekarang.

Dulu sejak kecil, saya selalu ditanamkan oleh orang tua dan keluarga serta guru-guruku untuk selalu berkata sopan, tidak berbicara kotor, berpakaian yang baik,  bertata krama, salam sapa, dan lainnya bahkan dalam cara makanpun sudah diajarkan dengan ala adat yang begitu khas. terus yang penting lagi selalu untuk tepat waktu dan kedisiplinan yang tinggi, selain itu akupun sudah diajarkan cara berkreasi dalam tali temali, cara menangkap ikan dan cara memanen kopi hingga cara mengelolah menjadi bubuk kopi. Kesemuanya semakin tertempa ketika aku bergabung kepanduan pramukaan sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. "Bukan pamer ya... hanya sekedar cerita"

Di keluarga dan kepanduan saya ditempa menjadi seorang anak muda yang harus kuat di laut, darat dan udara, hehehe kayak tentara aja . . Disana saya terbiasa karena kebutuhan kelompok  untuk kehidupan dengan gotong royong, ramah, bekerjasama, tolong menolong, santun, peduli serta  Bersemangat untuk kerja keras, taat dan  jujur.  "Bukan sombong lohh, tapi memang ikut pramuka itu banyak manfaatnya"

Kebiasaan-kebiasaan itu masih terbawa hingga sekarang, akan tetapi sebagai tenaga pengajar aku melihat banyak sekali perbedaan anak muda jamanku dulu dengan jaman sekarang, yang sekarang lagi ngetrend ANAK JAMAN NOW (dengan catatan tidak semua begitu). Tapi sebagian besar banyak, dimata kepalaku kok banyak muda yang manjah, suka mengeluh, mudah putus asa, dan tidak mau berusaha keras, tidak mau tau, tidak peka dengan masyarakat, seakan semua harus disuapi lebih parah lagi hilangnya norma-norma di kehidupan mereka. (semoga saja ini hanya sampel yang salah, hehe).

Kembali saya ingat masa kecilku, masa kecil saya habiskan di desa didaerah pegunungan bukit barisan selatan, saya tidak asing lagi dengan sebutan anak gunung, karen anak gunung mampu hidup kuat dan survive di alam, " bagga nihhh"  terus, dulu sejak kecil saya mandi dulu ke sungai, dimana perjalanan rumah ke sungai sekitar 2 km, itu kami lakukan setiap pagi dan sore hari, kami terbiasa dengan hal tersebut selanjutnya saya pergi ke sekolah harus jalan kaki sekitar 2 km dari rumah, kami juga teebiasa, kami tidak ada listrik dan internet tapi daya dan minat bacaku sangat tinggi. Banyak cerita jaman kami yang serba terbatas tapi kami lalui dengan semangat. 

Di sekolah kami selalu diajarkan dan ditanamkan tentang pancasila, UUD 45, Kenegaraan dan bahkan kami semua menteri kami hapal. Kami sulit mendapatkan berita, kami hanya tergantung pada stasiun televisi TVRI, itupun dulu masih hitam putih. Tapi semangat cinta negeri begitu menggebu.

Lalu bagaimana dengan anak muda sekarang? Mungkin lebih update tentang cerita senetron dan gosip artis daripada kinerja atau misi para pemerintah? coba tanya ke ibu - ibu rumah tangga apakah mereka hapal Pancasila? mereka tau tentang pilar kebangsaan? ya bisa dijawab dan praktekan di orang-orang sekitar kita, sehingga tau jawabannya? 
Mengapa demikian? Duhh komplit ya?

Mengulas hal tersebut sehingga saya berasumsi perlunya menananam 4 pilar kebangsaan sejak zigot.

Nah apa itu zigot? 
Zigot adalah hasil dari pembuahan antara sel sperma dan sel telur yang akan tumbuh dan berkembangan menjadi embrio selanjutnya menjadi janin di dalam rahim ibunya. 
Oleh karena itu zigot sudah mengandung gabungan dari gen ibu dan bapaknya. Gen adalah kode genetik yang membawa informasi dari orang tua yang diturunkan ke keturunannya.  
Maka semua informasi sifat kedua orang tua akan bersatu didalam zigot, sifat-sifat baik orangtuanya akan diturunkan ke zigot tersebut.

Lalu 4 pilar kebangsaan itu apa saja ?
Ini dia yang dimasud 4 pilar
Empat Pilar Kebangsaan 
  1. - Pancasila sebagai dasar dan Ideologi Negara 
  2. - UUD NRI tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara 
  3. - NKRI sebagai bentuk Negara 
  4. - Bhenika Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara
Implementasi sila-sila Pancasila
KETUHANAN YANG MAHA ESA 
- Berhenti saling menyakiti, mulailah saling menghargai 
- Berenti saling merendahkan, mulailah menghormati perbedaan
- Berhenti takabur, mulailah bersyukur

KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB 
- Stop marah marah, mulailah bersikap ramah 
- Berhenti memaki, mulailah memakai hati
- Berhenti curiga, mulailah menyapa

PERSATUAN INDONESIA
- Berhenti berseteru, mulailah bersatu
- Berhenti memaksakan, Mulailah berkorban 
- Berhenti mencari perbedaan, mulailah bergandeng tangan

KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN / PERWAKILAN
- Berhenti silang pendapat, mulailah mencari mufakat 
- Berhenti besar kepala, mulailah berlapang dada
- Berhenti bersilat lidah, mulailah bermusyawarah

KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA 
- Berhenti malas, mulailah bekerja keras
- Stop diskriminasi, mulailah toleransi
- Berhenti menang sendiri, mulailah berbagi.

oleh sebab itu pentingnya didikan dari orang tua sejak dini tentang kebangsaan dan cinta tanah air sedini mungkin sehingga akan memunculkan rasa memiliki sepenuhnya dan akan bisa mengendalikan bangsa NKRI akan dibawa kemana. 

Mari kita pahami dan wujudkan 5 pilar kebangsaan Indonesia. 

Kamis, 26 Oktober 2017

Kajian Jumat pagi : 12 Orang yang disayangi Allah

Tidak ada komentar :
Pengajian rutin dilaksanakan di univeritas Muhammadiyah Metro di mesjid Ulul Albab.
Pembicara Ustad Drs. Mashuni M Ro'i, M.Pd i.  

12 Orang orang yang disayang Allah SWT

1. Orang orang yang Berjalan di atas bumi tidak sombong 
2. Orang orang yang ketika Dicela membalas dengan doa baik kepada pencelanya 
3. Melalui malam dengan sujud dan berdiri /sholat malam
4. Selalu Berdoa dijauhkan dari nereka jahanam
5. Berinfak dan tidak pelit 
6. Orang yg tidak menyeru pd tuhan yang lain 
7. Tidak membunuh seseorang yang menjalani jalan yang benar
8. Tidak berzina 
9. Jangan perna saksi palsu 
10. Lagho lagho : Menjaga kehormatannya tidak ikut melakukan perbuatan sia sia. 
11. Orang orang apabila disebutkan ayat ayat tuhan mereka, mereka tidak menyikapinya tidak dengan tuli dan buta.
12. Orang orang yang selalu berdoa untuk istri istri dan anak anaknya penyejuk hati kami

Senin, 17 Oktober 2016

Soal Soal Pengantar Mata kuliah Evolusi

Tidak ada komentar :
  1.  Apa pengertian dari spesiasi?
  2. Jelaskan hukum Hardy weinberg?
  3.  Apa pengertian alel dan berikan contohnya ?
  4. Apa yang dimaksud dengan homozigot alel dan berikan contohnya?
  5.  Apa yang dimaksud dengan heterozigot alel dan berikan contohnya?
  6. Apa yang dimaksud dengan fenotif alel dan berikan contohnya?
  7. Apa yang dimaksud dengan genotif alel dan berikan contohnya?
  8. Apa yang dimaksud dengan gen?
  9. Apa pengertian mutasi?
  10.  Apa yang dimaksud dengan point mutasion?
  11. Sebutkan dan jelaskan macam-macam mutasi?
  12. Apa yang dimaksud dengan gen rekombinan?
  13. Apa yang dimaksud dengan gen flow?
  14.  Apa yang dimaksud dengan genotif drift?
  15.  Apa Pengertian dari populasi?
  16.  Apa yang dimaksud dengan seleksi alam?
  17.  Apa yang dimaksud dengan favoured races? 

Jawabannya tunggu posting selanjutnya 
J
J

Minggu, 26 Juni 2016

Materi Teknik menulis Opini dan Feature Ilmiah Populer

Tidak ada komentar :
Kegiatan yang diadakan pada hari minggu  tanggal 26 juni 2016  di Kampus 3 Pasca sarjana Universitas Muhammadiyah Metro, serangkaian kegiatan dari pagi hingga sore di isi oleh para pemateri. Pada materi ke dua disampaikan oleh Budisantoso Budiman  (Jurnalis editor LKBN ANTARA BIRO LAMPUNG) yang berjudul "Opini dan Feature yang berisi dan Berbunyi" 

Secara singkat berikut ini materi yang dapat saya tangkap,  semoga bermanfaat:  

Para jurnalis dan penulis akan menghasilkan suatu produk yaitu berupa berita (news), Features (views / tulisan berkisah), tajuk, kolom, artikel, prosa – sastrawan, piksi – fiksi/sastrawan, produk foto/gambar, dan adventorial. 

Prinsip menulis berita (hasil reportase atau pelaporan) adalah melaporkan seluk beluk fakta atas suatu peristiwa yang telah, sedang, atau akan terjadi. 

Penulisan mencakup apa yang dilihat, didengar, atau dialami seseorang atau kelompok, prinsip dengan disingkat 5W + 1 H = what (apa), who (siapa), when (kapan), where (dimana), why (mengapa) dan how (bagaimana). 

Pilihan pelaporan yaitu berdasarkan kebutuhan pembaca, dengan fakta yang benar, memberi informasi, mendidik,menghibur,  dan mengawasi. 

Penulisan berita terdiri dari : 
Judul, teras (pembuka), isi berita / tubuh berita. 
Pilihan bahasa: ringkas, padat, jelas, dan patuh EYD (eja bahasa Indonesia yang benar). 
Kategori peristiwa : momentum/ spontan/ mendadak, peristiwa teragendakan, berita lanjutan, peristiwa fenomenal. 

Produk artikel atau tulisan antara lain adalah opini : 
Opini adalah pendapat, sikap, penjelasan, gagasan, ulasan, komentar dan lain lainnya terhadapat suatu masalah fenonema atau topik tertentu yang lebih bersifat pribadi dan individual oleh orang yang tergolong ahli atau pakar pada bidangnya, termasuk mereka yang mejadi penulis kolom (kolumnis) penulis esai dan jurnalis senior. 

Struktur opini : 
Sudut pandang, judul, alinea pembuka, tubuh opini : pemaparan data dan fakta, analisis dan pendapat, ending/punutup/rekomendasi/simpulan

Prinsip penulisan artikel opini : 
ilmiah ke popular 
isi berat ke ringan 
rumit ke simpel 
formal ke santai 
padat ke ringkas 
kaku ke lugas 
ketahui siapa pembaca dan apa tujuan penulisan

Pedoman penulisan : 
berpikir dan tulis 
gunakan kata- kata inti tanpa kata-kata mubazir 
kalimat pendek 
memilih kalimat aktif 
paragraf singkat/hemat, jelas, enak ilihat mata
konkret untuk menciptakan bahasa yang baru
deskriptif 
penuh warna 
penulisan bertutur/kronologis-berkisah-bercerita agar terasa mengalir dengan lancar 
ragam bahasa sesuai sasaran dan tujuan tulisan 

Kerangka features: 
Pemilihan angle (sudut pandang) tulisan 
Judul yang memikat 
Alinea pembuka (lead) 
Tubuh tulisan 
Ending/penutup 

Features / tulisan berkisah 
1. News Features
2. Profile Features
3. How to do Features
4. Human interest Features

Penulisan deskripsi 
- Deskripsi barang / benda 
- Deskripsi orang / sosok 
- Deskripsi perasaan seseorang 
- Deskripsi aksi  (orang atau hewan)
- Deskripsi tempat atau suasana 

Sabtu, 25 Juni 2016

Pelatihan Teknik Penulisan Ilmiah Populer

Tidak ada komentar :
Kerjasama pojoksamber.com dan Universitas Muhammadiyah Metro  kegiatan Pelatihan Menulis Ilmiah Populer  yang diadakan di Kampus 3 Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Metro, diisi oleh pemateri yaitu Bapak  Dr. Achyani, M.Si. (UM Metro), Budisantoso Budiman (LKBN Antara), dan Pojoksamber.com

Kegiatan yang diadakan sehari  tanggal 26 Juni 2016 yang diikuti oleh para peserta dosen-dosen  Universitas Muhammadiyah Metro dengan tujuan 
1. Memberikan pengetahuan awal keterampilan menulis ilmiah populer
2. Membangkitkan motivasi menulis para dosen di Universitas Muhammadiyah Metro Provinsi Lampung 
3. Membentuk Grup Penulis di Universitas Muhammadiyah Metro Provinsi Lampung 

 Adapun dosen yang mengikuti adalah: 
1. Kian Amboro M.Pd
2. Kuswono M.Pd
3. Kartika Sari M.Bts
4. Rasuane Noor, M.Sc
5. Fenny Thresia, M.Pd.
6. Deddy Subandowo, M.Pd.
7. Nurai Suryadina, M.Pd.
8. Febriansyah S.E.MM
9. Dr. Prima Angkupi, 
10.Dwi Irawan MT
11.M.Nur
12.Andrianto SE, MM

Dari materi yang saya dapatkan menjadi motivasi untuk terus lebih gencar dalam menulis dan menulis lagi. apalgi teringat perkataan teman kuliah dulu yang sekarang lagi study doktoral di Jepang: dr. Jajar Setiawan, M.Sc., beliau selalu menyampaikan dengan slogan "menulislah jika ingin dikenang di dunia" ya kurang lebih begitulah yang beliau sampaikan. kali ini saya mendapatkan beberapa kata mutiara, yang disamapaikan oleh bapak Achyani : 

"Bila bukan anak raja,  berselfilah"
"Literatur boleh terbatas tapi perspektif tak terbatas"
"To live it to give  (ridwan kamil motto) ,  Hidup adalah berbagi,  berbagi ilmu ide, berbagai pengalaman, dll."
 

Sabtu, 11 Juni 2016

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Universitas Muhammadiyah Metro

2 komentar :
“gerakan revolusi aktif kreatif guna menyadarkan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan”

Peringatan hari lingkungan hidup sedunia yang jatuh pada tanggal 5 juni, yang diperingati oleh para pecinta lingkungan setiap tahunnya di seluruh dunia, bertujuan untuk supaya segenap masyarakat dunia agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan, karena lingkungan adalah tempat kita berpijak dan bernapas.  di Universitas Muhammadiyah Metro, selalu mengadakan acara peringatan hari Lingkungan hidup ini, tahun 2016 ini, yang diprakarsai Mahasiswa dan Dosen yang terlibat di mata kuliah Pengantar lingkungan (Pengling), yaitu mahasiswa jurusan Pendidikan MIPA semester 2, yang terdiri dari 3 prodi yaitu: Prodi Pendidikan Fisika, Prodi Pendidikan Matematika dan prodi Pendidikan Biologi.  sedangkan dosen pengampu mata kuliah Pengling dikoordinatori oleh Dr. Agus Sujarwanta, M. Pd. Dengan anggota tim teaching  Rasuane Noor, M.Sc. dan Widya Sartika, M.Sc. Pada tahun ini UM mengadakan peringata hari lingkungan hidup tersebut diundur pada hari sabtu taggal 11 juni ini, karena banyak kegiatan perkuliahan dan kegiatan kampus lainnya. Pada  kegiatan diisi dengan 2 kegiatan utama yaitu pameran kreatif dan enviromental quis, dengan temanya : “gerakan revolusi aktif kreatif guna menyadarkan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan

Kegiatan yang diadakan sehari dengan ketua panitia: Wahyu Tri Sutrisno, mahasiswa dari prodi matematika diadakan di lapangan kampus UM Metro, dengan dimeriahkan oleh para dosen dan mahasiswa UM metro. Acara pertama pembukaan kegiatan dengan  master Ceremony (MC): Ita Nurmalita ( prodi MTK), rangkaian acara pembukaan dari sambutan pertama oleh ketua panitia,  kemudian dibuka secara resmi oleh wakil dekan 3 bidang kemahasiswaan pak Drs. Anak Agung Oka, M.Pd. dan selanjutnya ditutup dengan doa oleh Muhammad Tamzis (prodi MTK). Pada kesempatan ini para dosen yang hadir dari Bapak Pembantu Rektor 1 ; Dr. Muhfahroyin, M.T., ketua LPPM UM Metro : Dr. Handoko Santoso, M.Pd., Dekan FKIP: Drs. Partono, M.Pd., Kajur Pendidikan MIPA : Dr. Agus Sutanto, M.Si. dan segenap dosen di FKIP UM Metro.

Selanjutnya acara utama yang terdiri dari pameran kreatif dan enviromental quis. Pada acara pameran kreatif diikuti oleh semua kelompok mahasiswa semester 2, jurusan Pendidikan MIPA, masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 orang, masing kelompok membuat karya kreatif yang berbahan dasar limbah. Dari seluruh peserta kelompok terkumpul sekitar 30an karya kreatif meliputi diantaranya : kotak tisu, bunga hias, rumah-rumahan hias, tas, pas bunga, figura/bingkai foto, dan lain-lainnya. Hasil-hasil karyanya dapat disimak KLIK SINI. Dari sekian banyak karya kreatif dipilih 3 karya kreatif terbaik yang dinilai oleh tim juri terdiri dari dosen Pengampu Mata  Kuliah Pengetahuan Lingkungan yaitu  Rasuane Noor, M.Sc. dan Widya Sartika, M.Sc. dengan kreteria sebagai berikut:
1.    Kejelasan pesan edukasi lingkungan hidup
2.    Potensi edukasi bagi penyadaran lingkungan hidup
3.    Kepraktisan karya
4.    Daya ungkit keingintahuan bagi pemirsa
5.    Daya pikat bagi pemirsa
Dari hasil final penilaian para tim juri pemenang untuk pameran hasil karya kreatif yaitu:
Juara  pertama :  Keranjang dari bibir gelas plastik minum meneral (kelompok dari prodi Fisika)
Juara kedua : Batuk kelapa penyimpan harta (kelompok dari prodi Matematika)
Juara ketiga : Tisue dari kerang / shell (kelompok dari prodi Matematika)
Pada acara Kuis Enviromental diikuti oleh pesertanya dari kalangan: wakil  mahasiswa, dosen, masyarakat,  karyawan. Masing-masing peserta terdiri 5 orang. Kuisnya mirip famili 100 yang dimodifikasi yang bertemakan tentang lingkungan.  Pada kesempatan kuis ini yang menjadi juara yaitu dari tim Mahasiswa diikuti oleh tim dosen posisi kedua. Di acara ini ada keunikan khas, dimana para pemenang acara kuis mendapatkan hadiah berupa tumbuhan dalam pot, dengan alasan tumbuhan ini, jika dijaga para pemenang, makan akan bermanfaat memberikan oksigen bagi mahluk hidup. Disela-sela kuis diintermezo penampilan puisi dan lagu  dari pendidikan fisika : Rona dan dkk dan Musik akustik oleh Wahyu Tri Sutrisno dan Nadia Kurniasih (MTK).

 Semoga kegiatan ini bukan hanya sekedar peringatan hari lingkungan hidup sedunia tetapi menjadi fakta nyata untuk selalu menjaga dan melestarikan lingkungan. Semoga semuanya sadar akan pentingnya menjaga lingkungan demi kelangsungan hidup kita dan anak cucu kelak. Sesuai dengan tema kali ini gerakan revolusi aktif kreatif guna menyadarkan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan. 

Kamis, 09 Juni 2016

Mengapa Hidrogen Piroksida (H2O2) Beracun Bagi Sel?

Tidak ada komentar :
 Hidrogen Piroksida (H2O2) adalah suatu senyawa oksidator kuat (masih PR karena blm bisa jawab tks)

Selasa, 23 Februari 2016

Makna yang Mendalam dari Tunggu Tubang Suku Semende

Tidak ada komentar :
Istilah tunggu tubang di suku Semendo dari beberapa referensi yang saya baca. Tunggu tubang adalah  sistem struktur kedudukan di suku semende dimana seorang wanita yang paling tua memiliki hak mengurus, mengelola, menikmati hasil dan menjaga warisan berupa rumah dan sawah /kebun tetapi tidak ada hak memiliki apalagi akan menjual warisan tersebut, tidak boleh.  Tunggu tubang juga tempat pulang anggota keluarga apabila untuk urusan keluarga, ziarah, hajatan dan lainnya. selain itu tunggu tubang tidak bisa dipisahkan kata meraje. 


Menurut pandanganku dari segi mempertahankan harta dan warisan.  tunggu tubang adalah pemikiran yang luar biasa, karena mampu diterapkan hingga 3 abad. pemikiran para puyang awak, adalah solusi melepaskan masalah pada jaman dulu, tetapi efek di keturunan semende sangat terasa. menurutku tunggu tubang adalah salah satu cara untuk mempertahankan tanah air tidak diambil oleh pihak lain. atau merupakan cara mencegah penjajahan. karena saat itu kita dijajah oleh belanda. jika benar-benar tunggu tubang diterapkan. rumah dan sawah tidak akan perna pindah tangan ke orang lain atau lain suku.. karena selalu diturunkan ke anak perempuan yang paling tua. selanjutnya puyang awak sudah memplot, bahwa tanah anak cucungnya di bukit ke 7 atau tepatnya di bukit barisan selatan hingga ke banten bagian barat. Tanah tunggu tubang akan selalu terjaga dan anak tengah atau yang turun akan membuka lahan baru untuk tunggu tubang -tunggu tubang baru. 


Dari beberapa pandangan Selain itu tunggu tubang secara adat utamanya adalah mewujutkan tata norma dan nilai kehidupan, menghormati dan menghargai wanita pada posisi yang terhormat, kemudian mengajarkan pengolahan ekonomi serta  tanggung jawab terhadap orang tua, saudara dan keluarga besar. 

Pengantin Wanita di Suku Semendo dan adat Palembang
Foto : Rasuane Noor 

Kamis, 18 Februari 2016

Publikasi Ilmiah : Penyusunan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Biologi SMA Melalui Studi Keanekaragaman Makrofungi di Resor Way Kanan Balai Taman Nasional Way Kambas.

Tidak ada komentar :
PENYUSUNAN  LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BIOLOGI SMA MELALUI STUDI KEANEKARAGAMAN MAKROFUNGI DI RESOR WAY KANAN BALAI TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS

Ida Sutaningsih
Rasuane Noor

Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Metro
E-mail: idasutaningsih27@gmail.com, rasuanenoor@gmail.com

Abstract: Way Kanan Resort is one part of the Way Kambas National Park with an area of ± 40,000 Ha. Way Kanan Resort often found growing makrofungi, but so far no data are reported on a wide macrofungi species and their habitats. The aim of this study was to determine the species and diversity macrofungi  in Way Kanan Resort, and to develop research as a learning resource in the form of LKPD (student sheet) High School Biology Basidiomycota fungus material.
This study used purposive sampling method with squared technique. The study was conducted on 26 until January 29, 2015. Data collection macrofungi The Way Kanan Resort area with extensive observations of ± 4 Ha and carried out data collection on 4 squares sampling. As supporting data, performed also a measurement of environmental parameters such as temperature, humidity and pH in each squared. Collecting data about the feasibility of learning resources LKPD measured using a questionnaire expert testing of the presentation material and design LKPD.
These results indicate there are 26 species in the macrofungi Way Kanan Resort Way Kambas National Park with the total number of individuals as much as 980 macrofungi. Macrofungi great diversity index using diversity index test ShannonWienner throughout squared observations is 1.345474 with diversity are criteria. Feasibility study source LKPD theoretically has a score of 3-5 on each statement in the questionnaire design and presentation of the material as well as the percentage LKPD vulnerable feasibility has a score of 70% -90% with an average percentage of 80% which indicates LKPD classified as strong criteria.


Kata Kunci ; Makrofungi, Resort Way Kanan, student sheets (LKPD)


Kamis, 11 Februari 2016

Workshop Agar Jurnal Terindeks di Google Scholar, DOAJ, dan Scopus

Tidak ada komentar :
Kegiatan yang diadakan di ruang meeting prodi Pendidikan Fisaka FKIP Universitas Lampung pada hari jumat tanggal 12 Februari 2015, di mulai dengan dibuka dengan sambutan oleh oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UM Metro ; Dr. Nyoto Suseno, M.Pd. selanjutnya sambutan dari Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan oleh Drs. Pertono, M.Pd.

Selanjutnya ke acara inti penyampaian materi : cara publikasi international  yang diisi oleh narasumber Bapak Bustanul Anwar, M.Pd. 
Materi secara garis besar berisi : 
Pertama mengunjungi Scimago Journal & Country Rank dengan link www.scimagojr.com/  

Setelah itu di jendela web tersebut klik Journal rank ; makan muncul jendela berikut ini : 






























Setelah itu silahkan pilih subject area : sesuai dengan rumpun jurnal yang diinginkan, selanjutnya lengkapin hingga menu-menu yang lain. lalu klik refrest,  makan tabel dibawahnya akan muncul, untuk melihat secara lengkap dapat dengan mengklik download data, maka akan muncul dalam bentuk exel. selamat mencoba.

Scimago Journal & Country Rank adalah merupakan website untuk perankingan jurnal yang ada di dunia.  Jurnal yang sudah terindek scopus sudah pasti sudah terindek di web Scimago Journal & Country Rank. Jurnal yang sudah termasuk dalam scimago merupakan jurnal yang bukan predator.

Kemudian setelah itu anda akan memilih journal yang akan anda kunjungi atau cari. silahkan klik pada web scimago atau dengan di copy ke ases link.


setelah di website journal yang dituju dilanjutkan dan diperhatikan q3 dan q4, selanjutkan perhatikan issn-nya.. karena banyak sekali jurnal yang memiliki nama yang sama

Dalam submit artikel perlu diperhatian:

  1. Petunjuk penulisan
  2. Regestrasi sebagai anggota
  3. Mendapatkan user name dan passward
  4. Login '
  5. Submit
  6. Setelah submit, di masing2 jurnal ada panduan syarat untuk memasukan artikel
  7. Ketika setelah submit
  8. Biaya yang ditanggung untuk publikasi di jurnal tersebut
  9. Waktu pengiriman / submit akan menunggu waktu untuk balasan dari
  10. batas untuk revisi, biasa cukup singkat. ada pengalaman hanya 2 minggu. tergantung pihak penerbit.
  11. Untuk submit pilihlah jurnal yang memiliki produktifitas tinggi, misalnya setiap bulan terbit, sehingga peluang untuk masuk atau di termia lebih besar.
  12. mengutif jurnal yang di web scimago.
  13. Tahun referensi yang digunakan.