Tridarma perguruan tinggi: pendidikan/ pengajaran, pengabdian dan penelitian

Thursday, June 20, 2019

Membangun Komunitas Mengabdi untuk Negeri Bersama Ricky Elson


Siapa yang tidak kenal Ricky Elson? 
Nah berikut ini saya ingin berbagi pengalaman yang saya dapatkan setelah saya mengkuti kuliah tamu yang di isi oleh sang maestro Indonesia di bidang teknik mesin dalam kegiatan Kuliah umum dosen tamu pendidikan biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Metro, Dengan tema : "membangun komunitas mengabdi untuk Negeri." 

Uda Ricky sapaan akrab Ricky Elson, anak negeri yang begitu kuat memotivasi anak muda untuk terus berinovasi dalam Membangun dan mengabdi untuk Negeri tercinta, NKRI. Ricky Elson yang merupakan seorang ilmuan di bidang teknologi penggerak motor listrik dan merupakan seorang teknokrat Indonesia yang namanya melejit ketika di Negeri Indonesia bicara tentang mobil listrik. Ya beliaulah yang pemilik paten mobil listrik Selo tersebut. 

Uda Ricky seorang putra Negeri tercinta yang lahir di Padang, provinsi Sumatra Barat, pada 11 Juni 1980 adalah seorang pekerja keras yang yang bekerja dan lulusan dari universitas di Jepang. Kurang lebih selama 14 tahun Membangun komunitas dab mengabdi di negeri sakura Jepang,. Uda Ricky telah menemukan belasan teknologi motor penggerak listrik dan teknologi-teknologi tersebut telah dipatenkan oleh pemerintah Jepang. udah kembali ke Indonesia dan memulai terus menggalakan Membangun komunitas mengabdi untuk negeri kelahirannya. Hingga saat ini uda Ricky Elson menggagas sebuah pusat riset yang ia namakan Lentera Angin Nusantara, bertempat di Dusun Lembur Tengah, Desa Ciheras, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Apa saja yang sudah dilakukan oleh sang teknokrat yang dijuluki PUTRA PETIR? Uda Ricky Elson sudah membuat barang barang yang tentunya ini bukti nyata beliau dalam Membangun komunitas mengabdi untuk Negeri adalah: 1.) Mobil listrik, mobil yang diciptakan uda Ricky Elson, mobil yang digerakkan dengan motor listrik, menggunakan energi listrik yang disimpan dalam baterai atau tempat penyimpan energi lainnya. Mobil listrik memiliki beberapa kelebihan yang potensial jika dibandingkan dengan mobil bermesin pembakaran dalam biasa. Selain itu, mobil jenis ini juga mengurangi emisi gas rumah kaca karena tidak membutuhkan bahan bakar fosil sebagai penggerak utamanya. 2.) Pembangkit listrik tenaga angin, teknologi yang uda Ricky Elson ciptakan adalah suatu pembangkit listrik yang menggunakan angin sebagai sumber energi untuk menghasilkan energi listrik.Pembangkit ini dapat mengkonversikan energi angin menjadi energi listrik dengan menggunakan turbin angin atau kincir angin. Sistem pembangkitan listrik menggunakan angin sebagai sumber energi merupakan sistem alternatif yang sangat berkembang pesat, mengingat angin merupakan salah satu energi yang tidak terbatas di alam. 

Selama berkarir dan mengabdi di Jepang banyak sudah prestasi yang diraih beliau, Prestasi Uda Ricky diantaranya adalah 1.) pencipta dan pengembang mobil listrik nasional. 2.) Ricky Elson selama di Jepang juga telah menemukan 14 teori tentang motor listrik yang sudah dipatenkan oleh pemerintah Jepang. 3.) Beliau juga adalah kepala Divisi penelitian dan pengembangan teknologi permanen magnet motor dan generator NIDEC Coorporation, Kyoto, Minamiku-kuzetonoshiro cho388, japan. 4.) Di Ciheras, Tasikmalaya Ricky membuat pembangkit listrik tenaga angin 

Demikian cerita singkat perjalanan udah Ricky Elson hingga sampailah beliau di Universitas Muhammadiyah Metro dalam rangka Kuliah umum dosen tamu pendidikan biologi FKIP, Dengan tema : membangun komunitas mengabdi untuk Negeri. Kegiatan yang diadakan selama sehari pada tanggal 20 Juni 2019 yang dihadiri oleh 150 peserta dari mahasiswa dan dosen pendidikan biologi serta peserta di lingkungan Universitas Muhammadiyah Metro. 
 Ricky Elson : Membangun Komunitas Mengabdi untuk Negeri

Berikut ini saya kembali bercerita apa yang saya dapatkan dari uda Ricky Elson selama mengikuti kegiatan dosen tamu tersebut. Jujur pada saat beliau menyampaikan materi dalam acara tersebut beberapa kali saya meneteskan air mata karena terharu dan terkesima atas motivasi / semangat juang beliau dalam memicu kami untuk membangun komunitas mengabdi untuk Negeri. 

Diawali dengan cerita tentang manajemen sewaktu masa kecil. Semangat ingin memiliki sepeda hingga mencari ban bekas untuk berekspektasi sepeda-sepedahan dengan ban bekas digiring dengan bilah. Disana sudah memunculkan kreativitas anak kecil. Selanjutnya Dalam memanfaatkan bekas sendal jepit untuk ban mobil mobilan. Selanjutnya dalam bermain kelereng. Dari manajemen bermain kelereng bagaimana agar menang. Dari kalah hingga belajar terus agar menang dengan bermain kepada yang sudah pandai, selanjutnya bagaimana agar kelereng tidak disita oleh orang tua dan lainnya, yang semuanya sudah mengasah untuk berkreativitas. 
“Indonesia miskin apresiasi” 
“Anak-anak Indonesia ingin berkreasi tetapi tidak ada pendampingan” 
Ya benar ini saya juga merasakan saat saya masih kecil, banyak sekali larangan dan tidak boleh oleh orang tua sehingga masa kecil yang terkesan terkekang. 

Masa kecil main pesawat-pesawatan dari kertas, membuat kinciran angin dari kertas, begitu banyak kreativitas masa kecil. Disitu inovasi dan kreasi itu sudah ada dan fitrah.. 

Selanjutnya pengalaman uda Ricky Elson, ia di usia 27 tahun mampu membangun pesawat listrit, dan di 37 tahun pembangkit listrik tenaga angin. Apa kunci beliau hingga bisa menciptakan hal tersebut semua berawal dengan semangat: 
“Apa yang terpikir dalam benak lalu bagaimana mewujutkan impian tersebut”.  
“Dalam mengejar apa saja saya mengejar no 1.” 
Jangan berpikir kecil atau jauh dari kota besar, dulu beliau kuliah di kampus yang kecil politeknik universitas of jepang. Kampus tersebut bukan kampus terbesar dan terkemuka di Jepang, tetapi dengan semangat dan inovasi beliau mampu berbicara bahkan tingkat dunia. Begitu juga dengan mahasiswa yang kuliah di UM Metro yang berada di kota kecil, jangan berkecil hati, dengan inovasimu pasti bisa bersaing dengan universitas terkemuka di negeri ini. 

Selanjutnya beliau bercerita yang dulunya beliau masih plat yang mempunyai gengsi yang tidak berkeinginan untuk bekerja di Nidec corp. Karena dulu beliau masih memiliki prinsip “tidak menyukai perbedaan” dan berkat beliau belajar dan mendapatkan ilmu dari sang Prof. Kenjo Takashi yang memotivasi beliau dengan pernyataan 
“Prinsif kerja motor, Flemings right hand rule” 
“Menguasi tangan kanan engkau akan menguasi penerang dunia” 
Dilaksanakan dengan tujuan ATM (amati tiru dan modifikasi) 
Selanjutnya beliau bercerita pengalaman beliau dari teknik mesin mejadi engenering mesin listrik hingga menjadi engenering terbaik di perusahaan Nidec corp. Beliau bercerita kurun 14 tahun di negeri orang, dengan semua sistem dan serba maju. Hingga berkeinginan untuk pulang ke negeri tercinta Indonesia. 
“Hutang pada negeri, saya ingin membangun negeri” Melihat kenyataan negeri, yang jauh tertinggal dari negara maju. 
Pada 25 desember 2010, mulai keliling indonesia. Yang beliau lihat dan amati masih banyak saudara- saudaraku tinggal di pinggir sungai, tidak ada listrik, jalan jelek, sampah dimana-mana, dan lainnya yang begitu membuat rasa terhenyu. 

Hingga pengalaman beliau tiba di pulau Komodo, pulau yang begitu indah yang disanjung dunia sebagai keajaiban alam dunia, komodo dan alamnya dilindungi tetapi orangnya tidak. Bagaimana mana keadaaan masyarakat di pulau Komodonya? Tidak ada air bersih, tidak ada sanitasi dan masih banyak kekurangan. Begitu juga pengalaman beliau ketika di Atamhua, lanjut desa kalihi pulau sumba dan tempat-tempat lainnya. 

Puluhan juta anak muda Indonesia, banyak penganguguran dan lainnya, Padahal banyak yang harus dilakukan. Banyak anak-anak yang butuh didikan, daerah pinggiran, pedalaman dan tempat-tempat yang jauh dari akses, apa yang kita ajarkan misalnya saja cara membuat kertas menjadi pesawatan, ini sangat senang sekali anak-anak tersebut yang belajar. 

Bait lagu yang menjadi motivasi uda Ricky Elson “Bagimu negeri, jiwa raga kami” 
Hampir 100 tahun lalu kita sudah berjanji kemerdekaan, apakah kita sudah merdeka? 

Negeri saya lebih suka negeri unbox” 
Apa itu? negeri saya lebih suka dan bangga memakai hasil karya negara lain, misalnya bangga memakai HP mahal dari negara lain, bangga pakai mobil mewah buatan negara lain, tapi miskin sekali akan bangga hasil karya atau inovasi sendiri, berbeda dengan negara maju mereka bangga sudah menciptakan teknologi baru, bangga dengan karya termahir dan lainnya.. sangat miris sekali dengan negeriku.. hiks.. 
Apa yang harus kita lakukan? “Inovasi merupakan merubah peradalan” “Berpacu membenahi ketertinggalan” “Berpacu menuju kemajuan” “Tentukan peranan anda dimana?” “Membangun komunitas” “Leadership dan spirit of inovation” 

Banyak sekali semangat dan motivasi yang disampaikan oleh orang-orang sukses di dunia salah satu Nagamori Shigenobu pendiri Nidec Corp: 
“Segera kerjakan, pastikan kerjakan (dengan sebaikbaiknya), kerjakan hingga tuntas” 
Spirit Honda Souichiro pendiri honda. 
“Orang yang berhasil, Dia berpikir diakalah yang akan merubahnya.” 
“Jangan perna menyerah dan jangan perna putus asa sampai detik terakhir.” 

Misalnya mahasiswa selalu mengeluh akan belajar biologi, Pernakah anda berpikir susahnya menulis buku biologi itu? 

Banyak motivasi yang dapat diambil apa yang disampaikan oleh uda Ricky Elson 

“Learning itu sepanjang hayat sepanjang hidup.” “Manusia itu harus dalam keadaan susah. Sehingga akan terus berusaha” “Manusia itu apapun yang terbesik dibenaknya asal dia mau memperjuangkannya maka akan bisa.” 
“Dalam mengerjakan hal-hal yang baru akan ditemukan tantangan.” 
“Ketika kita jatuh dan terhalang, apa yang kita lakukan, kikis waktu makanmu dan kikis waktu makanmu, kerjakan berkali kali.” 
“Seandaiknya kita bersungguh-sungguh maka akan tercapai mimpiku.” 

Leadership / pemimpin 
“Pemimpin itu makan terakhir” 
“Pemimpin sebuah tanggung jawab untuk lebih banyak lagi.” 

“Pemimpin adalah 
“Kemitmen terhadap kemanusia” 
“Membawa kebaikan dan keberkahan” 
“Pemimpin kemampuan membangun visi” 
“Menyusun strategi” 
“Menyelesaikan masalah.” 
Banyak buku-buku strategi pemikiran 

Transformasi : 
Urgensi lahirnya sebuah gerakan untuk membangun kepercayaan 

Hari ini izinkan kami menangis atas kegagalan kami, tapi kami besok akan memulai lagi untuk menjadi lebih baik. 

Pertanyaan-pertanyaan pada acara kuliah umum dosen tamu pendidikan biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Metro, Dengan tema : membangun komunitas mengabdi untuk Negeri. 

Pertanyaan 1. Hafiz, Pertanyaannya: Pengalaman hidup di desa yang masih banyak masyarakat yang sedikit kuliah: aktivitas bertani, pemuda yang banyak aktivitas kurang positif mislanya mabok-mamokan dan kumpul nongrkong dll. Keinginan untuk merubah pola pikir dan membangun kampung tersebut? 

Jawaban dari uda Ricky Elson: Hal tersebut baru sudut pandang dari Hafiz, satu point yang perlu ditambahkan ISSUE ( identifikasi, spesifikasikan/ klasifikasi, seleksi memilih metoda yg tepat: mengulang masa lalu dan menarik masa, utilisasi : rencanakan dan kerjakan sebaik baiknya, evaluasi.) saran dari sudut pandang saya : Mulai merubah dirimu, berbaurlah dengan desamu. Kita jangan berpikir desa butuh kamu. Tapi berpikir kamu butuh desa. Untuk memperbaiki mereka bukan kita, tapi yang merubah mereka adalah mereka sendiri. Bermimpi merubah orang lain atau desa maka kita akan kecewa. Rubahlah dirimu. 

Pertanyaan 2. Agus Setiawan, Pertanyakan: rencana bapak yang kedepan untuk Indonesia? 
Jawaban dari uda Ricky Elson : akan saya jawab jika Agus menjawab pertanyaan saya. Bagaimana dengan agus? Rencana apa? 
Jawaban Agus : Menjadi orang yang berpengaruh di sana. Bermanfaat bagi masyarakat. saya juga bingung setelah mau ngapain? 
Jawaban dari uda Ricky Elson: Keyword apa yg ada di saya, selagi itu bermanfaat untuk sekeliling jalan itu yang salah pilih. 

Pertanyaan 3. Riski Pratama: Kemampuan di mesin. Tidak semua orang memiliki kemampuan mental. Bagaimana menumbuhkan kemampuan mental? 

Jawabanya: bagaimana dirimu dimata semua. Misalanya sebagai striker dalam sepak bola: bagaimana dimata teman tim dan bagaimana di lawan dana bagaimana cara menyentuh bola dll.. 

Pertanyaan 4. Lailatul Nikmah : Kiat belajar dan bekerjasama dengan orang Jepang yang katanya disiplinnya tinggi? 
Jawaban dari uda Ricky Elson : Jika bekerjasama dengan orang disiplin tinggi apakah dengan malas-malas dapat bekerjasama? Terbiasakan dengan disiplin maka akan terbiasa dengan orang disiplin. 

Pertanyaan 5. Sarni : Alasan setelah makmur di Jepang pulang ke Indonesia membangun komunitas. 
Jawaban dari uda Ricky Elson: tidak mau mecari zona nyaman, ingin keluar dari zona ketidaknyamanan. Saya tidak nyaman mendengar indonesia dilemah-lemahkan, saya tidak nyaman melihat masyarakat Indonesia tidak bermimpi.

foto selfie bersama Ricky Elson Membangun Komunitas Mengabdi untuk Negeri 
Eksis dulu diacara dosen tamu Ricky Elson


5 comments:

  1. Quote yang warna warni itu bikin saya semakin tercubit. Bener di era revolusi industri 4.0 memang harus saling kerjasama dan berkomunitas.
    Salam buat Uda

    ReplyDelete
  2. Aahh...
    Beneran saya jadiikut terharu.

    Impian seorang anak bangsa yang sudah sukses dan dihargai di negara maju.
    MashaAllah~

    Semoga Indonesia bisa menjadi negara maju yang beriman.


    Penelitiannya sungguh luar biasa.
    Semoga tidak terkendala sistem dan biaya.

    Ganbatte kudasai, Uda Ricky Elson.

    ReplyDelete
  3. Dari sekolah yang bukan favorit bisa muncul seseorang yang hebat dan punya karya luar biasa. Inspiratif sekali tulisannya. Terima kasih sudah berbagi. Semakin memotivasi saya untuk mendidik anak-anak.

    ReplyDelete
  4. luar biasa banget ya bang Ricky Elson. dia rela meninggalkan zona nyamannya untuk membangun negerinya. anak muda harus penya semangat seperti beliau. harus punya impian yang ditujukan untuk memajukan negerinya

    ReplyDelete
  5. Wah banyak tips tentang menjadi pribadi dan pemimpin yang baik di artikel ini, keren. Terima kasih mas, dan ditunggu artikel senada

    ReplyDelete